Assalamualaikum teman-teman
Konten kali ini aku mau mengulas tentang Kota Kediri. Yeah, karena kota ini adalah tanah kelahiranku. Kediri yang ini ada di Pulau Jawa ya, guys, bukan Kediri yang di Pulau Bali tepatnya di Jawa Timur. Kediri ini yaa gak kecil juga gak gede sih, kota terbesar ketiga setelah Surabaya sama Malang. Tapi jangan tanya padatnya kayak apa, sering banget macet apalagi kalau sabtu malam, bukan malam minggu yaw, ku tidak mengenal malam minggu eaaa spot macetnya tuh ada di Jalan Dhoho (ini kayak pusat kota gitu, disana berjajaran toko-toko baju, emas, kebutuhan sehari-hari, dll tapi kalau malem yang berjajaran ibu-ibu jualan pecel haha), di pertigaan McD juga sering banget macet.
Nah, yuk kita cari tau makanan apa aja sih yang khas banget di Kediri. Yang pertama itu pecel.
Konten kali ini aku mau mengulas tentang Kota Kediri. Yeah, karena kota ini adalah tanah kelahiranku. Kediri yang ini ada di Pulau Jawa ya, guys, bukan Kediri yang di Pulau Bali tepatnya di Jawa Timur. Kediri ini yaa gak kecil juga gak gede sih, kota terbesar ketiga setelah Surabaya sama Malang. Tapi jangan tanya padatnya kayak apa, sering banget macet apalagi kalau sabtu malam, bukan malam minggu yaw, ku tidak mengenal malam minggu eaaa spot macetnya tuh ada di Jalan Dhoho (ini kayak pusat kota gitu, disana berjajaran toko-toko baju, emas, kebutuhan sehari-hari, dll tapi kalau malem yang berjajaran ibu-ibu jualan pecel haha), di pertigaan McD juga sering banget macet.
Nah, yuk kita cari tau makanan apa aja sih yang khas banget di Kediri. Yang pertama itu pecel.
Pasti kalian gak asing banget kan sama makanan ini, dimana-mana mah ada. Tapi menurutku pecel di Kediri paling mantap, sambelnya kerasa, pedesnya bikin nambah. Disini pecel dimakan sama nasi, guys, ditambah aneka macam sayur kayak bayam, kangkung, taoge. Lauknya macam-macam, bisa ambil sendiri mulai dari sate telur puyuh, tempe, tahu, rempela ati, ayam, telur dadar, dan masih banyaaaak lagi. Terus dikasih rempeyek udang. Duh kan jadi laper . Harga pecel ini murah meriah, makan kenyang bayar gak lebih dari 10rb, kecuali kalau lauknya banyak haha. Jadi, wajib cobain nasi pecel yaaa kalau kalian mampir ke Kediri, tempatnya ada di Jalan Dhoho, disana banyak berjajaran penjual nasi pecel mulai dari jam 18.00-habiss.
Makanan khas yang kedua yaitu sambal tumpang. Mungkin kalian gak pernah denger nama makanan ini kan haha tapi di Solo aku pernah tau kok ada ibu-ibu jualan nasi sambal tumpang. Jadi sambal tumpang itu terbuat dari tempe yang difermentasi alias sengaja dibiarkan agak membusuk dicampur dengan tempe yang segar. Uhh, baunya itu khas banget, guys. Cara penyajiannya sama aja sih kayak pecel. Disajikan sama nasi hangat, sayurnya ada pepaya muda, kangkung, bayam, dan taoge, disiram sambal tumpang. Ditambah rempeyek udang. Harganya sama kayak pecel juga kok, tempatnya juga sama di sepanjang Jl. Dhoho. Jadi ibunya jualan nasi pecel sama nasi tumpang, kuy buruan mampir Kediri, guys
Makanan khas yang kedua yaitu sambal tumpang. Mungkin kalian gak pernah denger nama makanan ini kan haha tapi di Solo aku pernah tau kok ada ibu-ibu jualan nasi sambal tumpang. Jadi sambal tumpang itu terbuat dari tempe yang difermentasi alias sengaja dibiarkan agak membusuk dicampur dengan tempe yang segar. Uhh, baunya itu khas banget, guys. Cara penyajiannya sama aja sih kayak pecel. Disajikan sama nasi hangat, sayurnya ada pepaya muda, kangkung, bayam, dan taoge, disiram sambal tumpang. Ditambah rempeyek udang. Harganya sama kayak pecel juga kok, tempatnya juga sama di sepanjang Jl. Dhoho. Jadi ibunya jualan nasi pecel sama nasi tumpang, kuy buruan mampir Kediri, guys
Makanan khas ketiga yaitu tahu. Banyak dikenal orang dengan sebutan tahu
takwa, tahu poo. Jadi itu tuh tahu yang warnanya kuning ya, guys. Kalau
digoreng kulit luarnya renyah, tapi dalamnya tetap lembut dan empuk.
Rasanya asin gurih. Pusat tempat tahu takwa ini ada di deket Klenteng,
jalan searah menuju jembatan lama. Kalau harganya kurang tau sih,
soalnya selama hidup 20th di Kediri ku belum pernah beli tahu poo .
Yang keempat adalah mie djoedes. Hmm, ini bukan makanan khas sih. Ini kuliner favorit dan tempatnya tidak pernah sepi, padahal tempatnya kecil haha. Yaa, seperti mie-mie level biasanya sih, menunya disini mulai dari level yang gak pedes sama sekali sampe level yang pedesnya bikin kita merem melek. Mienya kering, sedikit minyak, siomaynya enak. Oiya, di kedai ini gak hanya jual mie pedes aja, tapi juga ada dessert kayak friench fries, siomay, nugget, sosis, dan lain-lain. Harga per porsi mienya ngga nyampe 10k, semua menu kayaknya di bawah 10k, dijamin ketagihan, guys. Tempatnya gak jauh-jauh dari Restauran Panglima Polim, ke selatan dikit udah nyampe. Sebagai anak rantau, mie djoedes adalah makanan wajib ketika aku pulang ke Kediri.
Sudah dulu ya teman-teman, terimakasih sudah mau mampir di blog aku, jangan lupa main ke Kediri yaaa ditunggu sama dessy :)
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ...


